Skip to main content

IMBUHAN dalam Bahasa Indonesia

 Berikut uraian imbuhan dalam bahasa Indonesia secara jelas, sistematis, dan lengkap.


Pengertian Imbuhan

Imbuhan (afiks) adalah bunyi atau bentuk linguistik yang ditambahkan pada kata dasar untuk membentuk kata baru yang dapat mengubah makna maupun kelas kata (nomina, verba, adjektiva, dsb.).

Contoh:

  • tulis → menulis

  • ajar → pelajar


Jenis-Jenis Imbuhan dalam Bahasa Indonesia

1. Prefiks (Awalan)

Imbuhan yang diletakkan di awal kata dasar.

PrefiksFungsi / MaknaContoh
me-membentuk kata kerja aktifmembaca, menulis
ber-menyatakan melakukan, memilikiberjalan, bersepatu
di-membentuk kata kerja pasifditulis, dibaca
ke-menyatakan keadaankehujanan
se-menyatakan satu atau samasebaik, setahun
pe-membentuk nomina pelakupelari, pembaca
ter-menyatakan tidak sengaja / palingterbuka, tertinggi
per-membentuk verba atau nominaperbesar, peraturan

2. Sufiks (Akhiran)

Imbuhan yang diletakkan di akhir kata dasar.

SufiksFungsiContoh
-kanmembuat verba kausatifbacakan
-imemberi makna melakukan berulang / tempatdatangi
-anmembentuk nominatulisan
-nyapenegas / kepemilikanbukunya
-wan / -watimenyatakan profesiwartawan
-manpelaku laki-lakiseniman

3. Infiks (Sisipan)

Imbuhan yang disisipkan di tengah kata dasar (jarang digunakan).

InfiksContohKata Dasar
-el-geletargetar
-em-gemetargetar
-er-gerigigigi
-in-kinerjakerja

4. Konfiks (Imbuhan Gabungan)

Imbuhan yang terdiri dari awalan dan akhiran sekaligus.

KonfiksContohMakna
ke-…-ankebaikansifat
pe-…-anpelajaranproses
per-…-anpertemuanhasil
ber-…-anberlariankegiatan banyak
me-…-kanmenuliskantindakan

5. Simulfiks

Imbuhan yang mengubah bentuk kata dasar secara fonologis.

Contoh:

  • kopi → ngopi

  • soto → nyoto

Umumnya digunakan dalam ragam lisan nonbaku.


6. Imbuhan Serapan

Imbuhan yang berasal dari bahasa asing (Sansekerta, Arab, Belanda, Inggris).

ImbuhanAsalContoh
maha-Sansekertamahakuasa
pra-Sansekertaprasejarah
-ismeYunaninasionalisme
-isasiInggrismodernisasi
-wiArabduniawi

Fungsi Imbuhan

  1. Membentuk kata baru

  2. Mengubah makna kata

  3. Mengubah kelas kata

  4. Memperjelas fungsi gramatikal

Contoh:

  • ajar (verba) → pelajaran (nomina)


Kesimpulan

Imbuhan dalam bahasa Indonesia terdiri atas prefiks, sufiks, infiks, konfiks, simulfiks, dan imbuhan serapan. Imbuhan berperan penting dalam pembentukan kata, perubahan makna, dan struktur kalimat.


Comments

  1. Neysa Purwanti IX-A
    terimakasih bapak, karena bapak saya jadi tau bagaimana penggunaan kata imbuhan serta jenis jenis kata imbuhan

    ReplyDelete
  2. Materi nya mudah dimengerti pak,tapi saya ingin bertanya apa yang dimaksud dengan fungsi gramatikal? Makasih pak😁

    ReplyDelete
  3. Kresna 9A
    terimaka kasih pak, soal soal tka bisa buat saya belajar untuk persiapan tka nanti

    ReplyDelete
  4. Muhammad andika pratama IX-A
    Terimakasih untuk bapak, berkat bapak saya jadi mengetahui apa itu imbuhan, cara kerjanya, dan jenis jenisnya.

    ReplyDelete
  5. Muhamad Denis Arya Saputra IX-A
    makasih pak atas materinya, saya jadi lebih paham karna penjelasan yang bapak berikan

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. saya jadi mengerti Imbuhan yang mengubah bentuk kata dasar secara fonologis.terimakasih bapak

    ReplyDelete
  8. Samuel Risakotta 9A
    Makasih pak materi yang diberikan saya jadi paham

    ReplyDelete
  9. DAHLIA MELODY IX-A

    Materi kalimat imbuhan pada blog ini sudah disampaikan dengan jelas dan mudah dipahami. Contoh-contoh yang diberikan sangat membantu dalam memahami penggunaan imbuhan dalam kalimat. Materi ini sangat bermanfaat bagi pelajar.

    ReplyDelete
  10. Melidza Azzahra IX-A
    Menurut saya ini sangat berguna, karna saya menjadi tau tentang materi penggunaan kata himbauan dan jenis jenis nya

    ReplyDelete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. saya jadi mengerti, Imbuhan yang mengubah bentuk kata dasar secara fonologis.terimakasih bapak

    ReplyDelete
  13. zihan cinta IX-A
    terimakasih bapak,ilmu yang bapak berikan sangat bermanfaat bagi saya,materi nya mudah di pahami dan di mengerti

    ReplyDelete
  14. Nama: Kesya Akwila
    Kelas : IX-A
    terimakasih bapak, materi yang di berikan bapak sangat membantu dan mudah di pahami

    ReplyDelete
  15. Nama: Ditha Romasda Evelyn
    Kelas: IX-A
    Terima kasih bapak atas blogger yang diposting, sangat bermanfaat & membuat saya paham apa itu imbuhan. Tapi saya ingin bertanya pak, cara untuk mengubah bentuk kata dasar secara fonologis bagaimana ya pak?

    ReplyDelete
  16. Jovita Feodora IX-A
    Terimakasih bapak,materi yang diberikan bapak sangat membantu. Saya jadi mengerti imbuhan, jenis- jenis imbuhan berserta contohnya

    ReplyDelete
  17. Arthur Renhat Pellokila 9A
    Terimakasih atas materi yg sangat bermanfaat dan saya juga berterimakasih karena saya manambaha wawasan baru

    ReplyDelete
  18. MEY GHINA ALYA IX-A
    terimakasih pak, materi nya mudah di pahami, saya jadi tau apa itu imbuhan dan contoh' nya

    ReplyDelete
  19. Rhearrival Mathilde IX-A
    materi ini sangat bermanfaat buat saya utk belajar

    ReplyDelete
  20. Sukma Oktavia IX-A
    Terimakasih pak, materi ini sangat bermanfaat untuk bahan belajar saya

    ReplyDelete
  21. Putri Aulia Wiandini IX- A
    Terimakasih banyak pak atas materi yang telah diberikan,sehingga saya dapat mengerti pengertian dari kalimat imbuhan serta jenis jenisnya.

    ReplyDelete
  22. Oswald David U.N
    IX - A

    Terimakasih pak, materi kalimat imbuhan ini sudah disampaikan dengan jelas dan mudah dipahami, Contoh & jenis juga banyak, sangat membantu untuk belajar dan persiapan TKA.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Soal 1 TKA Bahasa Indonesia SMP Kelas 9

Perhatikan dan cermati kutipan berita berikut untuk menjawab soal no 1 – 2! Berita 1 Berita tentang peristiwa kematian Sofia, seorang gadis kecil berusia 7 tahun tak ayal membuat masyarakat Indonesia geram. Gadis kecil lucu tersebut tewas di tangan ibu angkatnya sendiri dan dikubur di halaman belakang rumah, tepat di bawah kandang kelinci peliharaan keluarga. Sofia memang hanyalah anak angkat dari keluarga Stefanus. Ia kerapkali diperlakukan layaknya seorang budak di rumah tersebut. … 1. Berita tersebut berisikan tentang … a. kasus penganiayaan orang tua kandung terhadap anak b. kekerasan orang tua oleh anak kandung c. peristiwa pembunuhan seorang anak oleh ibu angkatnya sendiri d. perlakuan layaknya budak oleh ibu angkat e. peristiwa kematian seorang anak Jawab : C 2. Urutan penyampaian informasi pada paragraf berita di atas ialah … a. Apa, Kenapa, Bagaimana b. Siapa, mengapa, apa c. Apa, apa, apa d. Kenapa, siapa, apa e. Siapa, kenapa, apa Jawab : A 3. Perhatikan memo di bawah ini...

Rangkuman Teks Tanggapan – Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP

T eks tanggapan untuk siswa kelas 9 SMP . Rangkuman ini mencakup pengertian, tujuan, struktur, ciri-ciri, jenis, kaidah kebahasaan, langkah-langkah menulis, serta contoh singkatnya. Rangkuman Teks Tanggapan – Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP 1. Pengertian Teks Tanggapan Teks tanggapan adalah teks yang berisi penilaian, kritik, atau pujian terhadap suatu hal, seperti karya, peristiwa, fenomena, atau pendapat orang lain. Tanggapan ini dapat berupa setuju atau tidak setuju , positif atau negatif , disertai alasan yang logis dan objektif. Contoh hal yang bisa ditanggapi: Buku atau film Ceramah atau pidato Artikel berita Peristiwa sosial atau budaya Kebijakan pemerintah Fenomena alam atau sosial Teks tanggapan tidak hanya menyatakan setuju atau tidak setuju, tetapi juga menjelaskan alasan serta memberikan masukan atau solusi , bila perlu. 2. Tujuan Teks Tanggapan Tujuan utama dari teks tanggapan adalah untuk: Memberikan penilaian terhadap suatu objek sec...

Macam-macam Kata Keterangan dalam Bahasa Indonesia

  Jenis-Jenis Kata Keterangan Utama: Keterangan Waktu (Temporal) : Menyatakan kapan peristiwa terjadi (misal:  kemarin, pagi ini, sebentar lagi ). Keterangan Tempat (Lokatif) : Menunjukkan lokasi terjadinya peristiwa (misal:  di sini, di sekolah, ke sana ). Keterangan Cara : Menjelaskan bagaimana suatu tindakan dilakukan (misal:  dengan hati-hati, berlari kencang ). Keterangan Derajat/Intensitas : Menunjukkan tingkat atau seberapa banyak (misal:  sangat, agak, sekali ). Keterangan Frekuensi : Menyatakan seberapa sering (misal:  selalu, sering, jarang, kadang-kadang ). Keterangan Alat : Menunjukkan alat yang digunakan (misal:  dengan pulpen, memakai sapu ). Keterangan Kesertaan : Menunjukkan adanya pihak lain yang ikut serta (misal:  bersama teman, tanpa siapa pun ). Keterangan Sebab (Kausal) : Menyatakan alasan atau penyebab (misal:  karena hujan, sebab itu ). Keterangan Akibat : Menyatakan hasil atau konsekuensi (misal:  hingga larut...