Oleh: WPS
Pengertian Teks Prosedur
Teks prosedur adalah jenis teks yang berisi langkah-langkah sistematis dan logis untuk melakukan atau membuat sesuatu dengan tujuan tertentu. Tujuannya adalah agar pembaca dapat mengikuti instruksi secara tepat sehingga mendapatkan hasil yang diharapkan.
Teks ini banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam resep masakan, cara menggunakan alat, petunjuk membuat kerajinan, atau prosedur administrasi.
Ciri-ciri Teks Prosedur
-
Tujuan yang Jelas
Menjelaskan maksud dari teks, seperti membuat sesuatu, melakukan kegiatan, atau menyelesaikan suatu tugas. -
Langkah-langkah Sistematis
Disusun berdasarkan urutan waktu (kronologis) atau tahapan tertentu yang harus diikuti secara berurutan. -
Menggunakan Kalimat Perintah (Imperatif)
Seperti "masukkan", "campurkan", "potong", "nyalakan", dan sebagainya. -
Bahasa yang Jelas dan Objektif
Menghindari opini dan bersifat langsung serta informatif. -
Menggunakan Kata Penghubung Waktu (Konjungsi Kronologis)
Contoh: kemudian, setelah itu, berikutnya, terakhir. -
Menggunakan Kata Kerja Aktif
Kata kerja yang menunjukkan tindakan, seperti "rebus", "aduk", "cuci", "tulis".
Struktur Teks Prosedur
-
Judul atau Tujuan
Menyatakan apa yang akan dibuat atau dilakukan. -
Bahan dan Alat (jika diperlukan)
Daftar bahan atau alat yang dibutuhkan sebelum melakukan langkah-langkah. -
Langkah-langkah
Petunjuk secara rinci dan urut mengenai apa yang harus dilakukan.
Jenis-jenis Teks Prosedur
-
Teks Prosedur Sederhana
Hanya terdiri dari beberapa langkah, misalnya cara menyalakan televisi. -
Teks Prosedur Kompleks
Memiliki banyak tahapan dan sub-tahapan, misalnya prosedur membuat kue tart. -
Teks Protokol
Prosedur yang fleksibel dan tidak harus dilakukan secara berurutan, misalnya protokol kesehatan saat pandemi.
Contoh Teks Prosedur
Judul: Cara Membuat Telur Dadar Sederhana
Tujuan
Untuk membuat telur dadar sederhana yang lezat dan cepat disajikan.
Bahan dan Alat
-
2 butir telur ayam
-
Garam secukupnya
-
Merica secukupnya
-
1 batang daun bawang (iris halus)
-
Minyak goreng secukupnya
-
Wadah (mangkuk)
-
Garpu atau pengocok telur
-
Wajan
-
Spatula
Langkah-langkah
-
Pecahkan dua butir telur ke dalam wadah.
-
Tambahkan garam dan merica secukupnya sesuai selera.
-
Masukkan daun bawang yang telah diiris halus ke dalam campuran telur.
-
Kocok semua bahan menggunakan garpu hingga merata.
-
Panaskan sedikit minyak di atas wajan dengan api sedang.
-
Tuang adonan telur ke dalam wajan yang telah panas.
-
Goreng telur sambil diratakan dengan spatula agar bentuknya rapi.
-
Setelah satu sisi matang dan berwarna keemasan, balik telur.
-
Masak sisi lainnya hingga matang.
-
Angkat dan sajikan telur dadar di atas piring.
Contoh Teks Prosedur Non-Memasak
Judul: Cara Mengirim Email Melalui Gmail
Tujuan
Untuk mengirim email melalui akun Gmail secara efektif.
Langkah-langkah
-
Buka situs www.gmail.com melalui browser di komputer atau ponsel.
-
Login menggunakan alamat email dan kata sandi Anda.
-
Setelah masuk ke halaman utama Gmail, klik tombol "Tulis" atau "Compose".
-
Pada kolom "Kepada", masukkan alamat email penerima.
-
Isi bagian "Subjek" dengan judul email.
-
Ketik isi pesan pada badan email.
-
Jika ingin melampirkan file, klik ikon penjepit kertas dan pilih file yang ingin dilampirkan.
-
Setelah yakin semua isi sudah benar, klik tombol "Kirim".
Fungsi dan Manfaat Teks Prosedur
-
Membantu Mempermudah Proses
Dengan adanya langkah-langkah yang jelas, suatu kegiatan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien. -
Mengurangi Kesalahan
Instruksi yang rinci dan urut mengurangi risiko salah langkah. -
Meningkatkan Efektivitas
Proses menjadi lebih terstruktur dan hasilnya sesuai harapan. -
Dapat Digunakan sebagai Panduan
Berguna bagi pemula yang belum mengetahui cara melakukan sesuatu.
Bahasa yang Digunakan dalam Teks Prosedur
Teks prosedur umumnya menggunakan:
-
Kalimat Imperatif: "Tambahkan air", "Kocok telur", "Klik tombol kirim".
-
Kalimat Deklaratif: "Telur yang telah dikocok dimasukkan ke dalam wajan".
-
Kata Keterangan Waktu dan Tempat: "Selama 5 menit", "di atas kompor", "setelah dingin".
-
Konjungsi: lalu, kemudian, setelah itu, dan akhirnya.
-
Kata Kerja Aktif: mencuci, menyalakan, menekan, mengaduk.
Perbedaan Teks Prosedur dengan Teks Lain
| Aspek | Teks Prosedur | Teks Naratif | Teks Deskriptif |
|---|---|---|---|
| Tujuan | Memberikan petunjuk | Menceritakan cerita | Menggambarkan sesuatu |
| Struktur | Tujuan, alat/bahan, langkah | Orientasi, komplikasi, resolusi | Identifikasi, deskripsi |
| Bahasa | Perintah, aktif | Kronologis, emosi | Deskriptif, adjektiva |
Tips Menulis Teks Prosedur yang Baik
-
Tentukan tujuan dengan jelas.
Apa yang ingin dicapai oleh pembaca setelah mengikuti prosedur? -
Gunakan kalimat yang ringkas dan langsung.
Hindari kalimat panjang dan bertele-tele. -
Susun langkah-langkah secara logis.
Jangan membingungkan urutan langkah. -
Sertakan bahan dan alat bila perlu.
Terutama jika menyangkut pembuatan sesuatu. -
Gunakan format yang rapi dan mudah dibaca.
Gunakan poin-poin atau penomoran.
Penutup
Teks prosedur sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa disadari, hampir setiap aktivitas kita melibatkan prosedur: mulai dari menyalakan ponsel, memasak, sampai mengurus administrasi. Oleh karena itu, memahami struktur, ciri, dan cara membuat teks prosedur dapat membantu kita dalam berkomunikasi secara lebih efektif dan efisien.
Semakin kompleks suatu kegiatan, semakin penting prosedur yang rinci dan jelas. Maka, keterampilan menulis teks prosedur adalah salah satu keterampilan dasar dalam literasi fungsional yang wajib dikuasai, baik oleh pelajar maupun orang dewasa.
.webp)
Comments
Post a Comment