Skip to main content

Teks Prosedur



Oleh: WPS

Pengertian Teks Prosedur

Teks prosedur adalah jenis teks yang berisi langkah-langkah sistematis dan logis untuk melakukan atau membuat sesuatu dengan tujuan tertentu. Tujuannya adalah agar pembaca dapat mengikuti instruksi secara tepat sehingga mendapatkan hasil yang diharapkan.

Teks ini banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam resep masakan, cara menggunakan alat, petunjuk membuat kerajinan, atau prosedur administrasi.


Ciri-ciri Teks Prosedur

  1. Tujuan yang Jelas
    Menjelaskan maksud dari teks, seperti membuat sesuatu, melakukan kegiatan, atau menyelesaikan suatu tugas.

  2. Langkah-langkah Sistematis
    Disusun berdasarkan urutan waktu (kronologis) atau tahapan tertentu yang harus diikuti secara berurutan.

  3. Menggunakan Kalimat Perintah (Imperatif)
    Seperti "masukkan", "campurkan", "potong", "nyalakan", dan sebagainya.

  4. Bahasa yang Jelas dan Objektif
    Menghindari opini dan bersifat langsung serta informatif.

  5. Menggunakan Kata Penghubung Waktu (Konjungsi Kronologis)
    Contoh: kemudian, setelah itu, berikutnya, terakhir.

  6. Menggunakan Kata Kerja Aktif
    Kata kerja yang menunjukkan tindakan, seperti "rebus", "aduk", "cuci", "tulis".


Struktur Teks Prosedur

  1. Judul atau Tujuan
    Menyatakan apa yang akan dibuat atau dilakukan.

  2. Bahan dan Alat (jika diperlukan)
    Daftar bahan atau alat yang dibutuhkan sebelum melakukan langkah-langkah.

  3. Langkah-langkah
    Petunjuk secara rinci dan urut mengenai apa yang harus dilakukan.


Jenis-jenis Teks Prosedur

  1. Teks Prosedur Sederhana
    Hanya terdiri dari beberapa langkah, misalnya cara menyalakan televisi.

  2. Teks Prosedur Kompleks
    Memiliki banyak tahapan dan sub-tahapan, misalnya prosedur membuat kue tart.

  3. Teks Protokol
    Prosedur yang fleksibel dan tidak harus dilakukan secara berurutan, misalnya protokol kesehatan saat pandemi.


Contoh Teks Prosedur

Judul: Cara Membuat Telur Dadar Sederhana

Tujuan

Untuk membuat telur dadar sederhana yang lezat dan cepat disajikan.

Bahan dan Alat

  • 2 butir telur ayam

  • Garam secukupnya

  • Merica secukupnya

  • 1 batang daun bawang (iris halus)

  • Minyak goreng secukupnya

  • Wadah (mangkuk)

  • Garpu atau pengocok telur

  • Wajan

  • Spatula

Langkah-langkah

  1. Pecahkan dua butir telur ke dalam wadah.

  2. Tambahkan garam dan merica secukupnya sesuai selera.

  3. Masukkan daun bawang yang telah diiris halus ke dalam campuran telur.

  4. Kocok semua bahan menggunakan garpu hingga merata.

  5. Panaskan sedikit minyak di atas wajan dengan api sedang.

  6. Tuang adonan telur ke dalam wajan yang telah panas.

  7. Goreng telur sambil diratakan dengan spatula agar bentuknya rapi.

  8. Setelah satu sisi matang dan berwarna keemasan, balik telur.

  9. Masak sisi lainnya hingga matang.

  10. Angkat dan sajikan telur dadar di atas piring.


Contoh Teks Prosedur Non-Memasak

Judul: Cara Mengirim Email Melalui Gmail

Tujuan

Untuk mengirim email melalui akun Gmail secara efektif.

Langkah-langkah

  1. Buka situs www.gmail.com melalui browser di komputer atau ponsel.

  2. Login menggunakan alamat email dan kata sandi Anda.

  3. Setelah masuk ke halaman utama Gmail, klik tombol "Tulis" atau "Compose".

  4. Pada kolom "Kepada", masukkan alamat email penerima.

  5. Isi bagian "Subjek" dengan judul email.

  6. Ketik isi pesan pada badan email.

  7. Jika ingin melampirkan file, klik ikon penjepit kertas dan pilih file yang ingin dilampirkan.

  8. Setelah yakin semua isi sudah benar, klik tombol "Kirim".


Fungsi dan Manfaat Teks Prosedur

  1. Membantu Mempermudah Proses
    Dengan adanya langkah-langkah yang jelas, suatu kegiatan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.

  2. Mengurangi Kesalahan
    Instruksi yang rinci dan urut mengurangi risiko salah langkah.

  3. Meningkatkan Efektivitas
    Proses menjadi lebih terstruktur dan hasilnya sesuai harapan.

  4. Dapat Digunakan sebagai Panduan
    Berguna bagi pemula yang belum mengetahui cara melakukan sesuatu.


Bahasa yang Digunakan dalam Teks Prosedur

Teks prosedur umumnya menggunakan:

  • Kalimat Imperatif: "Tambahkan air", "Kocok telur", "Klik tombol kirim".

  • Kalimat Deklaratif: "Telur yang telah dikocok dimasukkan ke dalam wajan".

  • Kata Keterangan Waktu dan Tempat: "Selama 5 menit", "di atas kompor", "setelah dingin".

  • Konjungsi: lalu, kemudian, setelah itu, dan akhirnya.

  • Kata Kerja Aktif: mencuci, menyalakan, menekan, mengaduk.


Perbedaan Teks Prosedur dengan Teks Lain

AspekTeks ProsedurTeks NaratifTeks Deskriptif
TujuanMemberikan petunjukMenceritakan ceritaMenggambarkan sesuatu
StrukturTujuan, alat/bahan, langkahOrientasi, komplikasi, resolusiIdentifikasi, deskripsi
BahasaPerintah, aktifKronologis, emosiDeskriptif, adjektiva

Tips Menulis Teks Prosedur yang Baik

  1. Tentukan tujuan dengan jelas.
    Apa yang ingin dicapai oleh pembaca setelah mengikuti prosedur?

  2. Gunakan kalimat yang ringkas dan langsung.
    Hindari kalimat panjang dan bertele-tele.

  3. Susun langkah-langkah secara logis.
    Jangan membingungkan urutan langkah.

  4. Sertakan bahan dan alat bila perlu.
    Terutama jika menyangkut pembuatan sesuatu.

  5. Gunakan format yang rapi dan mudah dibaca.
    Gunakan poin-poin atau penomoran.


Penutup

Teks prosedur sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa disadari, hampir setiap aktivitas kita melibatkan prosedur: mulai dari menyalakan ponsel, memasak, sampai mengurus administrasi. Oleh karena itu, memahami struktur, ciri, dan cara membuat teks prosedur dapat membantu kita dalam berkomunikasi secara lebih efektif dan efisien.

Semakin kompleks suatu kegiatan, semakin penting prosedur yang rinci dan jelas. Maka, keterampilan menulis teks prosedur adalah salah satu keterampilan dasar dalam literasi fungsional yang wajib dikuasai, baik oleh pelajar maupun orang dewasa.

Comments

Popular posts from this blog

Soal 1 TKA Bahasa Indonesia SMP Kelas 9

Perhatikan dan cermati kutipan berita berikut untuk menjawab soal no 1 – 2! Berita 1 Berita tentang peristiwa kematian Sofia, seorang gadis kecil berusia 7 tahun tak ayal membuat masyarakat Indonesia geram. Gadis kecil lucu tersebut tewas di tangan ibu angkatnya sendiri dan dikubur di halaman belakang rumah, tepat di bawah kandang kelinci peliharaan keluarga. Sofia memang hanyalah anak angkat dari keluarga Stefanus. Ia kerapkali diperlakukan layaknya seorang budak di rumah tersebut. … 1. Berita tersebut berisikan tentang … a. kasus penganiayaan orang tua kandung terhadap anak b. kekerasan orang tua oleh anak kandung c. peristiwa pembunuhan seorang anak oleh ibu angkatnya sendiri d. perlakuan layaknya budak oleh ibu angkat e. peristiwa kematian seorang anak Jawab : C 2. Urutan penyampaian informasi pada paragraf berita di atas ialah … a. Apa, Kenapa, Bagaimana b. Siapa, mengapa, apa c. Apa, apa, apa d. Kenapa, siapa, apa e. Siapa, kenapa, apa Jawab : A 3. Perhatikan memo di bawah ini...

Rangkuman Teks Tanggapan – Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP

T eks tanggapan untuk siswa kelas 9 SMP . Rangkuman ini mencakup pengertian, tujuan, struktur, ciri-ciri, jenis, kaidah kebahasaan, langkah-langkah menulis, serta contoh singkatnya. Rangkuman Teks Tanggapan – Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP 1. Pengertian Teks Tanggapan Teks tanggapan adalah teks yang berisi penilaian, kritik, atau pujian terhadap suatu hal, seperti karya, peristiwa, fenomena, atau pendapat orang lain. Tanggapan ini dapat berupa setuju atau tidak setuju , positif atau negatif , disertai alasan yang logis dan objektif. Contoh hal yang bisa ditanggapi: Buku atau film Ceramah atau pidato Artikel berita Peristiwa sosial atau budaya Kebijakan pemerintah Fenomena alam atau sosial Teks tanggapan tidak hanya menyatakan setuju atau tidak setuju, tetapi juga menjelaskan alasan serta memberikan masukan atau solusi , bila perlu. 2. Tujuan Teks Tanggapan Tujuan utama dari teks tanggapan adalah untuk: Memberikan penilaian terhadap suatu objek sec...

Macam-macam Kata Keterangan dalam Bahasa Indonesia

  Jenis-Jenis Kata Keterangan Utama: Keterangan Waktu (Temporal) : Menyatakan kapan peristiwa terjadi (misal:  kemarin, pagi ini, sebentar lagi ). Keterangan Tempat (Lokatif) : Menunjukkan lokasi terjadinya peristiwa (misal:  di sini, di sekolah, ke sana ). Keterangan Cara : Menjelaskan bagaimana suatu tindakan dilakukan (misal:  dengan hati-hati, berlari kencang ). Keterangan Derajat/Intensitas : Menunjukkan tingkat atau seberapa banyak (misal:  sangat, agak, sekali ). Keterangan Frekuensi : Menyatakan seberapa sering (misal:  selalu, sering, jarang, kadang-kadang ). Keterangan Alat : Menunjukkan alat yang digunakan (misal:  dengan pulpen, memakai sapu ). Keterangan Kesertaan : Menunjukkan adanya pihak lain yang ikut serta (misal:  bersama teman, tanpa siapa pun ). Keterangan Sebab (Kausal) : Menyatakan alasan atau penyebab (misal:  karena hujan, sebab itu ). Keterangan Akibat : Menyatakan hasil atau konsekuensi (misal:  hingga larut...